Hai sobat bloger…!
Sudahkah kita membaca al-Qur’an
hari ini?
Jika belum, mari kita mulai membaca
dari sekarang, mumpung ketemu lagi dgn bulan Ramadhan!
Nggk Cuma baca Al-QUR’AN aja
sih, tapi ngerjain amalan-amalan yang lain biar kita cepet kaya. Tentunya kaya
yang aku maksud bukan kaya harta, tapi kaya dengan pahala. Hehe J
Mau tau gmn caranya?
Yuk simak ulasan berikut….!!!
Setiap umat
muslim di dunia sangat merindukan datangnya Bulan Ramadhan. Tak terasa, hari
ini kita dipertemukan lagi dengan bulan itu. Setidaknya rindu yang sudah
bergejolak dari tahun lalu sudah terobati.
Subhanallah walhamdulillah walaa
ilahillallah wallahuakbar
Namun demikian dengan datangnya
bulan ini, pantaskah kita hanya sekedar menahan lapar semata?
Pantaskah kita hanya sekedar
menggugrkan kewajiban sebagai seorang muslim?
Jawabannya tentu tidak, iya kan sobat
bloger?
Sejatinya bulan
Ramadhan bukanlah bulan untuk menahan lapar semata, tapi bagaimana kita semua dapat
memaksimalkan bulan ini dengan bertaubat kepada Allah SWT, menjalankan semua
Perintah_Nya dan Menjauhi segala Larangan_Nya dan menjalankan apa yang
diajarkan Muhammad SAW (sunnah_Nya).
Hai Sobat….!
Bukankah Ramadhan adalah bulan
di mana pahala setiap amal dilipatgandakan…?
“Pahala amalan sunnah seperti
amalan wajib di luar Ramadhan, dan pahala amalan wajib dilipatgandakan menjadi
70 kali lipat”
Allah SWT Berfirman:
“Sesungguhnya hanya
orang-orang yg bersabarlah yg dicukupkan pahala tanpa batas.”
Mengingat
betapa besarnya pelipatgandaan pahala dan banyaknya peluang kebaikan di bulan
Ramadhan, maka ramadhan haruslah menjadi momen mendulang kekayaan (pahala) bagi
kita semua. Pundi-pundi pahala kita yang selama 11 bulan isinya tidak seberapa,
maka di bulan ini harus segera dipenuhkan hingga sesak. Untuk itu kita harus
pandai-pandai mendulangnya. Ada beberapa amalan (di luar yang wajib) yang akan
membuat kita sukses mendulang kekayaan di bulan Ramadhan, di antaranya:
1. Tilawah
(membaca) al-Quran.
Dalam kondisi
normal (bulan biasa), pahala membaca al-Quran itu seperti hadits berikut:
“Ibnu Mas’ud
berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari
Kitab Allah (Alquran ), ia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama
dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu
huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR
Tirmidzi).
Jadi tiap satu huruf yang kita baca memiliki 10 pahala. Dalam kalimat
basmalah saja ada 19 huruf, berarti membaca basmalah ketika membaca al-Quran
sama dengan 190 pahala. Bayangkan kalau kita membaca satu ayat, satu halaman,
satu lembar, satu juz, atau satu al-quran (30 juz). Sungguh tidak terbayang
betapa banyaknya pahala yang kita dapatkan. Itu pun baru di luar ramadhan, lalu
bagaimana dengan membacanya di dalam bulan Ramadhan??? Pokoknya dijamin kaya
deh.. ^_^
2. Shalat
Sunnah
Dalam sehari ada berapa shalat sunnah yang bisa kita lakukan? Sunnah
rawatib muakkaddah ada 5 kali (sebelum subuh, sebelum dan sesudah zuhur,
sesudah magrib dan sesudah isya), lalu shalat dhuha, shalat tahyatul masjid
bisa kita lakukan hingga 5 kali (setiap shalat berjamaah di masjid/mushala),
shalat tarawih dan atau tahajud, shalat witir, bahkan shalat sunnah wudhu bisa
kita lakukan setiap selesai wudhu. Masing-masing shalat sunnah itu bernilai
sama dengan shalat wajib di luar Ramadhan. Subhaanallah, dijamin kaya deh..
Tidak pakai diundi lagi..^_^
3. Shalat
Wajib Berjamaah
Sebagian ulama mengatakan hukum shalat berjamaah itu wajib dan sebagian
yang lainnya mengatakan sunnah muakadah. Dua-duanya punya alasan yang kuat.
Allah akan menilai pahala shalat berjamaah kita sesuai dengan paham mana yang
kita anut selama ini. Jika selama ini kita menganut paham shalat berjamaah itu
wajib maka pahalanya akan dilipatgandakan menjadi 70 pahala wajib (di luar
ramadhan), dan jika selama ini kita menganut paham shalat berjamaah itu sunnah,
maka pahala kita tentu juga lebih kecil yaitu sama dengan pahala 1 amalan wajib
(di luar ramadhan). Dalam sehari ada 5 kali shalat berjamaah.
4. Sedekah
Allah SWT berfirman:
“Perumpamaan
(nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan
Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada
tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa
yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(QS.Al-Baqarah:261)
Satu nominal sedekah bernilai 700 kali lipat. Masya Allah.. Itu di luar
ramadhan, lalu bagaimana kalau di dalam bulan Ramadhan ..?? (sambil
geleng-geleng kepala karena takjub) Hanya Allah yang tahu. Dijamin bakal jadi
milyalder deh.
5. Berbagai
zikir dan istighfar
Di antara banyak zikir, ada baiknya juga kita memilih zikir-zikir yang
akan membuat pundi pahala kita penuh dalam sekejap. Di antaranya:
a. Kalimat
tahlil:
“Barang siapa
membaca ketika pagi Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu lahul mulku
walahul hamdu yuhyi wayumiytu wahuwa ala kulli syai’in qadir [tidak ada Tuhan
selain Allah Dia Esa tidak ada sekgutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya
puji-pujian. Dia menghidupkan dan mematikan dan dan berkuasa atas segala
sesuatu] sepuluh kali, maka Allah mencatat untuknya, SETIAP SATU KALI
MEMBACANYA, sepuluh kebaikan, Allah menghapuskan darinya sepuluh keburukan, Allah
mengangkatnya dengan bacaan itu sepuluh derajat. Kalimat itu baginya seperti
(memerdekakan) sepuluh hamba sahaya dan ia merupakan senjata baginya dari dini
hari sampai akhir menjelang sore. Lalu jika dia membaca ketika sore, maka
seperti itu juga keadannya.”(HR Ahmad)
b. Aneka
kalimat tasbih:
Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dua kalimat yg ringan
di lidah namun pahalanya berat di timbangan dan disenangi oleh Tuhan Yang Maha
Pengasih adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih subhaanallaahil ‘azhiim.”
Dari Ummul mu’minin yaitu Juwairiyah binti al-Harits radhiallahu ‘anha
bahwasanya Nabi s.a.w. keluar dari rumahnya pada pagi hari ketika bershalat
Subuh. Waktu itu Juwairiyah ada di dalam masjidnya. Kemudian beliau s.a.w.
kembali setelah melakukan shalat Dhuha, sedangkan Juwairiyah duduk. Kemudian
beliau s.a.w. bersabda: “Engkau masih tetap dalam keadaan di waktu tadi saya
tinggalkan.” Juwairiyah menjawab: “Ya.” Nabi s.a.w. lalu bersabda: “Saya telah
mengucapkan setelah meninggalkan engkau tadi empat macam kalimat, sebanyak tiga
kali, andaikata kalimat-kalimat itu ditimbang dengan kalimat-kalimat yang
engkau ucapkan sejak hari ini tadi, niscaya kalimat-kalimat yang saya ucapkan
itu menang daripada yang engkau ucapkan. Kalimat-kalimat itu ialah: “Subhanallah
wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridba nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada
kalimatibi -Maha Suci Allah dan dengan mengucapkan puji-pujian padaNya,
sebanyak hitungan makhluk-Nya, sesuai dengan keridhaan ZatNya, seberat
timbangan ‘arasyNya dan sepanjang beberapa kalimatNya.” (Riwayat Muslim)
Oke sobat, itu dulu ya.. Semoga
pada Ramadhan tahun ini kita bisa menjadi jauh lebih kaya di banding sebelum
ramadhan ataupun dibanding ramadhan-ramadhan sebelumnya.
Dan Semoga kita semua termasuk insan
yang Bertaqwa..
Amiiiiin,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar